Tanda-Tanda Luka Bernanah Yang Berbahaya

Mengenali tanda-tanda luka bernanah yang berbahaya merupakan langkah yang paling tepat, guna untuk mendapatkan penanganan lebih cepat sehingga kondisi yang lebih parah bisa dicegah.

Maka untuk itu pada kesempatan kali ini akan kami berikan informasi pada anda seputar tanda-tanda luka bernanah yang berbahaya, silakan di simak informasinya !

Tanda-Tanda Luka Bernanah Yang Berbahaya

Sekilas Informasi Mengenai Luka Bernanah

Luka bernanah umumnya terjadi pada luka yang mengalami peradangan akibat infeksi jamur atau infeksi bakteri pemicu nanah disebut piogenik, dimana nanag ini biasanya berbentuk caoiran berwarna kuning, putih kekuningan ataupu kuning kecokelatan.

Untuk nanah yang terakumulasi di balik lapisan kulit terluar (epidermis) dikenal sebagai jerawat, bisul atau bintil sedangkan yang terkumpul dalam suatu ruang tertutup diantara jaringan tubuh disebut abses.

Dimana cairan ini terdiri dari liquor puris atau cairan kaya protein yang mengandung leukosit yang sudah mati, dimana leukosit tersebut sebagai respons sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi bakteri piogenik.

Namun ada kalanya nanah berubah warna menjadi hijau saat mengandung myeloperoxidase yakni protein antibakteri hijau yang diproduksi beberapa jenis sel darah putih.Sementara infeksi pseudomonas aeruginosa juga bisa mengakibatkan nanah hijau yang mengeluarkan aroma tidak sedap.

Dimana aroma tidak sedap ini biasanya muncul dari infeksi anaerobik yang terdapat pada luka jaringan tubuh yang dalam seperti cedera, luka trauma, gigitan atau operasi.Biasanya infeksi yang memicu luka bernanah bisa meningkat akibat kondisi tertentu pada luka seperti :

  • Mengidap penyakit tertentu yang memperlambat penyembuhan luka seperti : penyakit paru-paru, diabetes, kanker hati dan ginjal.
  • Trauma yang terjadi berulang kali terhadap luka yang sedang menyembuh sehingga risiko infeksi menjadi lebih besar dan proses penyembuhan terhambat.
  • Benda asing tertancap pada luka sehingga menghambat proses penyembuhan, seperti tertancap potongan logam atau kaca.
  • Rendahnya pasokan aliran darah akibat kondisi tertenti seperti penyempitan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, merokok dan penyakit jantung.
  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh akibat defisiensi nutrisi, efek radiasi dan penggunaan obat tertentu yang meningkatkan risiko mudah terkena suatu infeksi.

Umumnya luka bernanah ini terasa sakit, bengkak dan hangat saat di sentuh.Selain luka bernanah, infeksi juga bisa ditandai dengan demam, bengkak, aroma tidak sedap, pusing hingga jantung berdetak cepat.

Cara Penanganan Luka Bernanah

Beberapa jenis luka bernanah bisa reda dengan sendirinya seiring waktu, namun tetap saja luka ini bisa mengakibatkan komplikasi jika tidak dirawat dengan benar.Berikut ini ada beberapa penanganan yang perlu anda lakukan yakni :

  • Kompres luka dengan rendaman kain halus seperti flanel, yang di rendam air hangat.Untuk mencegah infeksi, pastikan kain di cuci bersih dan tidak digunakan oleh orang lain setelah di pakai.
  • Anda mungkin disarankan untuk mengkonsumsi obat pereda rasa sakit ( Rekomendasi : Jelly Gamat QNC ).
  • Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik yang diberikan melalui infus ataupun tablet yang dikonsumsi untuk mencegah penyebaran infeksi pada luka bernanah.
  • Bersihkan luka dengan air dan sabun antiseptik untuk mematikan bakteri
  • Pada asbes yang lebih dalam (internal abscess), dokter biasanya melakukan operasi kecil untuk membuat sayatan ataupun dengan memasukkan jarum menembus kulit untuk mengeluarkan nanahnya.

Namun, pada dasarnya penanganan luka bernanah bergantung pada area dan tingkat keparahan luka tersebut.Ada kalanya diperlukan MRI, CT scan dan tes darah untuk medeteksi infeksi.Namun pada kasus tertentu, luka bernanah memerlukan penanganan medis secara cepat.

Maka untuk itu segera lakukan pemeriksaan luka bernanah pada dokter jika terjadi satu atau beberapa kondisi seperti berikut ini :

  • Demam tinggi
  • Kulit di sekitar luka bernanah tidak bsia merasakan apapun
  • Luka bernanah terasa amat sakit
  • Darah mengalir dari luka
  • Pengidap luka saat hamil
  • Luka bernanah berbau tidak sedap
  • Anggota tubuh yang terkena dampak luka tidak bisa digerakkan
  • Luka bengkak lebih dari lima hari
  • Bagian dalam luka berwarna merah cerah atau gelap
  • Pengidap luka adalah penggunaan penyalahgunaan obat-obatan suntik
  • Lebar abses berukuran lebih dari 1 cm
  • Pengidap luka sedang menjalani pengobatan yang menekankan pada sistem kekebalan tubuh seperti kemoterapi
  • Sebelumnya pengidap abses mengalami penyakit kanker, diabetes, HIV/AIDS, penyakit anemia bulan sabit (sickle cell disease) ataupun penyakit vaskular peripheral

Dengan penanganan yang tepat, maka luka bernanah bisa segera pulih.Hal tersebutlah sangat disarankan untuk segera menangani luka untuk mencegah penyebaran dampak infeksi ke anggota tubuh lain dan menimbulkan komplikasi serius.

Itulah sekilas informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga informasinya bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda serta menambah wawasan anda.Terimakasih atas kunjungannya dan telah menyimak artikel sederhana kami ini !

by post : Obat Batu Empedu Alami

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *