Operasi Batu Empedu Dan Efek Sampingnya

Operasi Batu Empedu merupakan tindakan yang biasa medis lakukan untuk mengobati batu empedu, apabila pemberian obat tidak membuahkan hasil atau penderita batu empedu dalam keadaan darurat seperti menyebabkan gejala yang menganggu atau terjadi komplikasi.

Operasi Batu Empedu Dan Efek SampingnyaOPERASI BATU EMPEDU DAN EFEK SAMPINGNYA

Batu empedu di duga terbentuk akibat pergeseran kolesterol yang tertimbun dalam cairan empedu, yang mana hal ini karena adanya ketidak seimbangan antara jumlah kolesterol dan senyawa kimia cairan tersebut.

Dan berikut ini ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit batu empedu diantaranya :

  • Jenis kelamin
  • Pengaruh berat badan
  • Faktor usia
  • Dampak melahirkan

Batu empedu sendiri merupakan bantuan kecil yang berasal dari kolesterol dan terbentuk di saluran empedu manusia, namun sebagian besar kasus batu empedu tidak menimbulkan gejala apapun.

Akan tetapi, gejala batu empedu akan muncul jika batu ini menyumbat saluran kantong empedu atau saluran pencernaan lainnya.Gajal utama yang biasa di alami oleh penderita batu empedu yaitu sakit perut yang datang secara tiba-tiba atau di sebut dengan kolik bilier.

Rasa sakit tersebut bisa terjadi pada beberapa bagian perut seperti : bagian tengah, atas atau kanan perut.Yang mana rasa sakit tersebut bisa menyebar ke sisi tubuh atau tulang belikat dan akan menimbulkan tanda-tanda sakit perut yang bervariasi seperti :

  • Tidak akan berkurang meski sudah ke toilet, kentut atau muntah
  • Bisa muncul kapan saja
  • Frekuensi kemunculan yang jarang tapi bisa di picu oleh makanan dengan kadar lemak yang tinggi
  • Bisa berlangsung selama beberapa menit bahkan beberapa jam

Apabila batu empedu menyebabkan penyumbatan pada salah satu saluran pencernaan, maka akan menimbulkan berebagai gejala berupa :

  • Sakit kuning
  • Sakit yang terus menerus atau selalu kembali
  • Linglung
  • Mual dan muntah
  • Mengalami demam yang tinggi
  • Rasa sakit pada pundak
  • Detak jantung yang cepat
  • Nafsu makan berkurang
  • Gatal-Gatal pada kulit

Jika gejala yang anda alami sangat parah, maka mungkin kantong empedu harus diangkat melalui operasi.Namun anda tidak perlu khawatir karena kantong empedu tidak termasuk organ penting yang anda harus miliki untuk bertahan hidup.

OPERASI BATU EMPEDU

Seperti apa yang telah kami katakan sebelumnya di atas bahwa melakukan operasi merupakan salah satu penanganan medis yang biasa di lakukan untuk mengobati penyakit batu empedu.

Operasi Batu Empedu Dan Efek SampingnyaDan berikut ini ada beberapa prosedur atau jenis operasi yang biasa dilakukan oleh dokter untuk menangani batu empedu yaitu :

#1 Kolesistektomi Laparoskopik

Jenis operasi yang paling umum direkomendasikan yaitu operasi ‘lubang kunci’ atau dalam istilah medis di sebut kolesistektomi laparoskopik.Pada operasi ini biasanya dokter akan membuat satu sayatan yang berukuran 2-3 cm di sekitar pusar dan dua hingga tiga sayatan dengan ukuran yang lebih kecil di sisi kanan perut.

Biasanya operasi ini dilakukan dengan penerapan bius total, jadi anda akan tertidur selama prosedur berlangsung sehingga tidak akan merasa sakit, yang mana pemulihannya membutuhkan sekitar 1-2 minggu.

#2 Kolesistektomi dengan sayatan terbuka

Operasi ini akan di piliha apabila batu empedu tidak bisa di keluarkan dengan cara melakukan operasi ‘lubang kunci atau kondisi pasien tidak mungkin untuk menjalani kolesistektomo laparoskopik misalnya karena :

  • Pasien memiliki berat badan berlebih atau obesitas
  • Letak kantong empedu pasien sulit di jangkau
  • Pasien berada pada bulan-bulan terakhir kehamilan

Setelah menjalami kolesistektomi dengan sayatan terbuka, maka pasien perlu menginap di rumah sakit selama 5-6 hari.Waktu yang butuhkan untuk sembuh total juga lebih lama dibandingkan dengan operasi ‘lubang kunci’ taitu sekitar 1,5 bulan.Namun tingkat kefektifan operasi ini sama dengan operasi kolesistektomi laparoskopik.

Untuk biaya kedua operasi tersebut tentunya saja sangat bervariasi, bergantung pada rumah sakit dan dokter yang melakukannya yaitu sekitar 10 juta hingga 20 juta bahkan bisa lebih mahal dari itu.

EFEK SAMPING OPERASI BATU EMPEDU

Seluruh tindakan operasi pastinya akan menimbulkan efek samping, tanpa terkecuali operasi batu empedu atau dengan kata lain ada kalanya operasi yang dilakukan tidak berjalan mulus, akan tetapi hal ini jarang terjadi.

Dan berikut ini ada beberapa efek samping operasi batu empedu yang mungkin bisa terjadi diantaranya :

  • Cedera saluran empedu
  • Risiko anestesi
  • Terjadi pendarahan
  • Infeksi
  • Cedera usus dan pembuluh darah
  • Kebocoran empedu

Beberapa efek samping operasi batu empedu tersebut jarang terjadi mengingat dokter tentunya akan bekerja maksimal sehingga hal buruk yang tidak di inginkan minim terjadi.

CARA MENCEGAH BATU EMPEDU

Mengubah pola makan dan menurunkan berat badan bagi mereka yang mengalami obesitas bisa membantu mencegah terbentuknya batu empedu.Mengingat bahwa kelebihan berat badan atau obesitas merupakan salah faktor risiko yang bisa menyebabkan komplikasi batu empedu karena itu, anda perlu menjaga berat badan yang sehat sangatlah penting.

Anda disaranlan untuk menghindari diet ketat yang menuntut untuk mengkonsumsi makanan rendah kalori dan lemak saja.Penurunan berat badan drastis dalam waktu singkat juga bisa mempertinggi risiko terbentuknya batu empedu.

Batu empedu juga di duga terbrntuk akibat pergeseran kolesterol yang tertimbun dalam cairan empedu.Karena itu, kita sebaiknya menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang serta menghindari konsumsi makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi.

Tidak hanya itu, anda juga bisa mengkonsumsi Jelly Gamat QNC sebagai obat batu empedu alami yang paling mujarab dalam menuntaskan penyakit ini tanpa melakukan operasi.

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai operasi batu empedu dan efek sampingnya, semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi anda dan terimakasih atas kunjungannya.

Operasi Batu Empedu Dan Efek Sampingnya

You may also like...