Faktor Risiko Yang Menyebabkan Terjadinya Kanker Kolorektal

Setiap orang memiliki risiko untuk menderita penyakit kanker yang satu ini, maka dari itu sangatlah penting untuk anda mengetahui faktor risiko yang menyebabkan terjadinya kanker kolorektal sehingga hal buruk yang mugkin saja terjadi bisa anda hindari.

Faktor Risiko Yang Menyebabkan Terjadinya Kanker Kolorektal

Kanker kolorektal merupakan istilah untuk pertumbuhan kanker yang diawali dengan pertumbuhan sel abnormal (tumor) yang menyebar dan merusak sel di sekitarnya pada lapisan mukosa usus besar (kolon) dan rektum.

Pada awal terjadinya tumor dan saat fase perubahan menjadi sel kanker, biasanya tidak ditemukan gejala pada penderita, namun gejala akan muncul setelah kanker menyebar dan menimbulkan kerusakan pada tubuh.Dan berikut ini ada beberapa gejala yang mungkin dirasakan oleh penderitanya diantaranya :

  • Mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Perubahan aktivitas sistem pencernaan yang disertai dengan diare, sembelit atau jumlah feses yang dikeluarkan terlalu sedikit dan berlangsung beberapa hari
  • Sering mengalami nyeri ataupun kram perut
  • Mengalami anemia karena penurunan jumlah sel darah
  • Keluar darah dari sinus, tinja berwarna gelap atau ditemukannya darah pada tinja
  • Perut terasa masih sakit setelah buang air besar

Gejala-gejala diatas biasanya sering muncul karena dipicu oleh faktor gangguan lain yang dialami oleh penderita kanker kolorektal.Namun, jika anda mengalami gejala tersebut sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Seberapa Umumkah Kanker Kolorektal ?

Umumnya laki-laki dan perempuan tidak memiliki risiko yang jauh berbeda untuk terkena penyakit kanker kolorektal.Namun, di Indonesia kanker kolorektal lebih banyak dialami oleh laki-laki dibandingkan dengan perempuan dengan estimasi prevalensi 19,1 per 100.000 penduduk dibandingkan dengan 15,6 per 100.000 penduduk untuk wanita.

Seperti halnya penyakit kanker pada umumnya, kanker kolorektal lebih banyak diderita atau dialami oleh individu dengan usia lanjut usia.

10 Faktor Risiko Yang Menyebabkan Terjadinya Kanker Kolorektal

Meskipun penyebab utama penyakit kanker kolorektal belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami pertumbuhan sel kanker kolorektal baik yang dapat diubah maupun yang tidak dapat diubah.

Faktor Yang Dapat Diubah

Berikut ini ada beberapa penyebab terjadinya kanker kolorektal yang dipengaruhi oleh gaya hidup diantaranya :

  1. Merokok – Perilaku merokok sudah dikenal sebagai faktor risiko berbagai kanker termasuk kanker kolorektal, karena semakin lama merokok maka semakin besar risiko untuk terkena kanker kolorektal.
  2. Kelebihan Berat Badan – Kegemukan bisa meningkatkan risiko pertumbuhan sel kanker dan meningkatkan risiko kematian karena kanker.
  3. Pola Makan – Mengkonsumsi daging merah dan daging olahan bisa meningkatkan risiko kanker kolorektal.Selain itu, memasak daging dengan temperatur tinggi menyebabkan peningkatan suatu senyawa kimia yang memicu terjadinya kanker di usus.
  4. Minuman Beralkohol – Mengkonsumsi segala jenis minuman beralkohol terlalu banyak akan meningkatkan risiko terkena kanker kolorektal.
  5. Kurang Aktivitas Fisik – Orang yang kurang melakukan aktivitas fisik akan lebih mudah terkena penyakit kanker, termasuk kanker kolorektal.

Penyebab Yang Tidak Dapat Diubah

Dan berikut ini ada beberapa faktor risiko yang tidak dapat diubah atau diperbaiki untuk mengurangi risiko terkena kanker kolorektal yakni :

  1. Riwayat Keluarga Dengan Kanker Kolorektal Dan Familial Adenomatous Polyps – Risiko terkena kanker kolorektal akan lebih tinggi jika terdapat salah satu orang tua, saudara sedarah atau anak yang menderita kanker kolorektal.
  2. Usia Lanjut – Berusia diatas 50 tahun akan meningkatkan risiko terkena kanker.Itu karena, kanker membutuhkan waktu untuk berkembang dari sel yang abnormal sehingga individu akan terdiagnosis mengalami kanker pada usia lanjut.
  3. Pernah Mengalami Inflammatory Bowel Disease (IBD) Alias Penyakit Radang Usus – Hal ini merupakan kondisi inflamasi pada usus besar yang berlangsung sejak lama.
  4. Mengalai Diabetes Tipe 2 – Seseorang yang memiliki diabetes tipe 2 memiliki risiko terkena kanker kolorektal lebih tinggi, baik diabetes atau kanke kolorektal banyak memiliki kesamaan faktor risiko yakni obesitas.
  5. Riwayat Menderita Polip Atau Kanker Kolorektal – Seseorang yang sudah dinyatakan sembuh dari kanker kolorektal atau polip bisa mengalami tumbuhnya sel kanker baru di dalam usus, risiko ini akan lebih besar jika seseorang sudah terkena kanker kolorektal saat usia muda.

Sama halnya seperti kanker-kanker lain, pengobatan kanker kolorektal biasanya meliputi operasi, kemoterapi dan radioterapi.Dimana kombinasi ketika langkah pengobatan tersebut tergantung pada berbagai faktor seperti kondisi kesehatan pasien serta tingkat perkembangan dan penyebaran kanker.

Anda Juga Perlu Ini : Obat Herbal Kanker Kolorektal

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga informasinya bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda terhadap penyakit ini.Terimakasih atas kunjungannya !

by post : Obat Batu Empedu Alami

You may also like...